Jumat, 19 Desember 2014

Wide shoulder

men...
even I've said that I wont continue what have been written here,
I still do.
I wanna write a lot about you.
cause there are always many things to talk about you. to admire, sometimes. Hhe.

men,
have I hurt you too much?
I do apologize men.
I didn't mind it.

men, do you know?
you are always successfully make me speechless with those eyes.

men,
I know you are never be alone,
and now you know it.
I'm sure you'll do something big and gainful.
you just need to keep your believe and will.
I can't say, even I do want to say it, "You can always come to me men."
'cause this is not the right time,
but we'll find the right time, 'aight men?

men...
I believe you'll make us proud.
I do.

Kamis, 28 Agustus 2014

tanpa kata

men...
those eyes made every words just dissapear. 
made all stubborn breaks.
made me speacless.

men, 
must I begging you?
to not show me those eyes men?

men,
every time I look at you,
in almost every moment,
i just got some undescribed feelings.

men, I'm so sorry..

Sabtu, 21 Juni 2014

dreams

merangkai mimpi,
menyusun anak tangga,
bata demi bata,
hingga tinggi menggapai-gapai angan.

kita takkan pernah tahu,
berapa lama jarum jam berdetak
hingga kita dapat melihat wujud mimpi yang kita gambar bersama.
tetaplah kuat.

Kamis, 19 Juni 2014

"teman"mu lagi. hehe.

"cinta hadir karena intensnya komunikasi"
bukankah itu yang pernah kau sampaikan pada ku men?
kau lebih mengerti arti kalimat itu men.
mengapa repot bertanya pendapat padaku?
tanyakan pada dirimu,
kau selalu punya hak men,
dan aku tidak mungkin mengkebiri kebebasanmu,
pun dirimu terhadapku.
terserah padamu men,
tanyakan pada dirimu.

pendapatku?
membuatku selalu percaya,
bukan berarti bertanya pendapat tentangnya men,
karena kau sudah melakukannya berkali,
terserah sikapmu,
silahkan,
You just need to prove that you are an appropriate person to believe.
:)

Selasa, 17 Juni 2014

:-)

:-)

men,
kau tahu,
setiap memandangmu,
senang dan sedih selalu datang bergandengan.
senyum selalu membawa sedih yang tertahan di ujung mata.
harap dan pasrah berselisih tak kunjung berhenti.
men, andai kau tahu.
setiap melihatmu tersenyum,
tertawa, mengacungkan tinju,
rasanya ingin ku menghilang begitu saja.
aku takut men.
sangat takut.
apa kita benar-benar bisa membuat mawar tumbuh di kerasnya karang?
atau malah membuat mawar itu hanyut dan tercabik ombak?
aku takut men. teramat takut untuk membayangkan hari esok.

Senin, 16 Juni 2014

"melihatmu tertawa saja itu sudah cukup."

men, did you know?
every time you become quite,
I become frustrated.
how could I smile with your face look so bad. 
how could I tell a joke when I don't know what's wrong?
tell me, how could I men?

men, did you know?
keeping my words is not about my ego.
did you know,
that sometimes I really would like to say "nice to see you."
or "stay by my side", "what are you doing out there?"
"are you OK?", or "I miss you."
but what we heard is just a silence. 
did you know why men?

you might think that it's just a simple word.
but not for me men.
these simple words mean much more than you thought 
'cause I'm always trying to give my best,
for someone that will be the best for me.
even a simple words, I just wanna give it to the right men.
only for him. 

did you know,
sometimes I think how could you tell those word easily?
even hearing it makes me smile.
but I just worry men.
did you say it only for me?

let me tell you a little secret.
It's hard to love a man,
even now I never know how it fells,
but when I do, I promise to give all the best I have.

tell me men, should I say sorry?
to act seems I do careless for now?
all we can do is just wait,
and prove to be the best.

Sabtu, 14 Juni 2014

You always be free men. :)

I've been understood.
even when we have not met each other.
that a man always has feeling to more than one girl.
I've known it men.

akupun begitu mengerti,
kalau mereka bagaikan magnet yang selalu menarik mata untuk melirik.
seperti kembang mekar yang selalu menggoda untuk dipetik,
atau bahkan seperti mainan yang bisa menjadi begitu membosankan. 

aku juga tahu,
keinginan yang membuat tanganmu bergerak, 
gemas seakan-akan hendak memukul.
juga ketertarikan untuk menyambut setiap kail yang dilempar.

hmm, men tak usah sungkan,
aku mengerti, bahwa kau bukan pengamat yang baik.
tak apa, karena aku selalu bisa membuat rasa kalah dengan logika.
mungkin betul-betul tak apa. 

apa kau tahu,
alasanku menyuruhmu berjanji untuk tidak "makkatto"?
tentu saja karena aku tak akan membiarkan kelopak yang kujaga rusak di petik.
tak ada yang ingin dihadiahi bunga dengan kelopak rusak tercabik bukan?
dan tak ada bunga yang mekar indah ditangan perusak.
apalah arti menjaga satu bunga ketika kau merusak lebih banyak?

calm down, I'm not teaching you men.
I just want you to know, that I know more than you think I know.
and know nothing sometimes could be better than knowing every thing.

seperti membebaskan seekor burung,
terbanglah bebas sekehendak hatimu,
kau bebas memilih, akan kembali atau tidak.
meski takut kadang datang tak terbendung,
jika saja tempat diluar sana lebih menarik dan ramah padamu.
aku tetap disini, berharap kau selalu menemukan jalan pulang.
'cause I believe in you.